July 16, 2020

111 Kali Menang Di Liga Primer Inggris, Pep Guardiola Ukir Rekor Bersama Manchester City

Pep Guardiola mengungguli semua rekan seprofesinya di era sekarang dan lampau setelah membawa Manchester City meraih kemenangan terakhirnya di Liga Primer Inggris.

Dengan City berada dalam mood bagus seusai Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) membatalkan sanksi UEFA soal larangan bermain selama dua musim di Liga Champions, klub yang bermarkas di Etihad Stadium itu kedapatan menjamu Bournemouth di matchday ke-36, Kamis (16/7) dini hari WIB tadi.

Pep mengambil kesempatan ini untuk merotasi timnya, dengan ia mengistirahatkan sejumlah nama seperti Raheem Sterling, Kevin De Bruyne dan Riyad Mahrez, namun itu tidak terlalu berpengaruh lantaran anak asuh yang ia turunkan mampu menang dengan skor 2-1.

David Silva dan Gabriel Jesus masing-masing mencetak gol di babak pertama, yang berarti gol telat David Brooks hanya menjadi hiburan untuk Bournemouth, yang sekarang berada dalam posisi bahaya untuk turun kasta ke Liga Championship.

Ini bukan hanya menjadi kemenangan ketiga beruntun City di Liga Primer, namun partai semalam juga merupakan pertandingan ke-150 Pep di kompetisi tertinggi Inggris. Dari catatan tersebut, sosok asal Spanyol itu sukses memenangkan 111 perandingan untuk sekaligus membawanya melewati capaian manajer lain di era sekarang dan lampau sebagaimana ia memiliki rasio kemenangan di angka 64 persen.

Dalam hal ini, Pep mengalahkan sejumlah manajer ternama seperti Sir Alex Ferguson dan Arsene Wenger, selagi manajer Tottenham Hotspur saat ini Jose Mourinho menempati urutan kedua.

Selain itu, City arahan Pep di musim ini telah 137 kali melakukan pergantian terhadap starting XI, dan jumlah itu unggul banyak dibanding Chelsea yang menjadi pesaing terdekat dengan 95 pergantian pemain. Adapun pertandingan Kamis semalam mendapati City mengganti tujuh pemain dari XI sebelumnya melawan Brighton & Hove Albion, yang waktu itu mereka kalahkan dengan skor 5-0.

City akan kembali beraksi pada akhir pekan ini dengan memainkan semi-final Piala FA melawan Arsenal, yang dilanjut laga tandang ke markas Norwich di Liga Primer pada 22 Juli sebelum mengakhiri musim dengan menjamu Norwich City empat hari berselang.